LAPORAN GRAND PRIX ISTANBUL TURKI 2007
Ferrari mampu finish 1-2 di Istanbul Turki minggu kemarin lewat duet Felipe Massa dan Kimi Raikkonen. Ini berarti mengulang sukses di GP Perancis lalu yang pada saat itu Ferrari mampu menempatkan dua pembalapnya di podium teratas cuma yang waktu itu ada di posisi pertama adalah Kimi Raikkonen. Dan sukses kedua bagi Felipe Massa setelah pada tahun 2006 ia mampu ‘merajai’ GP Turki ini. “Ini adalah tempat yang istimewa bagi saya. Meraih kemenangan kedua rasanya istimewa, sulit untuk menemukan kata-kata yang tepat”, ungkap Massa.
Sementara itu McLaren harus puas dengan tambahan 10 poin yang disumbangkan dua pembalapnya, masing-masing Alonso yang finish ke 3 (6 poin) dan Hamilton yang harus finish ke 5 (4 poin) setelah mengalami pecah ban di lap ke 43. Sebuah hasil balapan yang mengecewakan bagi McLaren yang membuat selisih poin konstruktor dengan Ferrari semakin menipis (11 poin). “Ini merupakan hasil yang mengecewakan,” kata CEO McLaren Martin Whitemarsh seperti dilansir Auto Sport.
Sesi Kualifikasi
Adalah Felipe Massa yang pada latihan resmi tidak pernah mencatat waktu tercepat, masih tampil biasa saja di dua sesi pertama kualifikasi. Namun pada sesi penentu untuk start 10 besar, pembalap Brasil itu membuat waktu tercepat 1 menit 27,329 detik. Catatan waktunya tersebut berhasil mengalahkan raihan Lewis Hamilton, 1 menit 27,373 detik.
Persaingan di posisi keempat besar juga masih diperebutkan oleh pembalap Ferrari dan McLaren, lewat Kimi Raikkonen dan Fernando Alonso. Kimi membuat catatan waktu tercepat 1 menit 27,546 detik, disusul Alonso di posisi ke empat yang hanya terpaut 0,032 detik.
Sementara tim BMW-Sauber yang sering menjadi “pengganggu” persaingan Ferrari dan McLaren, kali ini tidak mampu berbuat banyak. Kubica dan Heidfeld berturut-turut hanya menempati urutan kelima dan keenam.
Hasil Kualifikasi, Sabtu 25/08/2007 :
1. Felipe Massa (Ferrari) 01:27,329 detik
2. Lewis Hamilton (McLaren) 01:27,373
3. Kimi Raikkonen (Ferrari) 01:27,546
4. Fernando Alonso (McLaren) 01:27,574
5. Robert Kubica (BMW-Sauber) 01:27,722
6. Nick Heidfeld (BMW-Sauber) 01:28,037
7. Heikki Kovalainen (Renault) 01:28,491
8. Nico Rosberg (Williams) 01:28,501
9. Jarno Trulli (Toyota) 01:28,740
10. Giancarlo Fisichella (Renault) 01:29,322
11. Anthony Davidson (Super Aguri)
12. Mark Webber (Red Bull)
13. David Coulthard (Red Bull)
14. Rubens Barrichello (Honda)
15. Jenson Button (Honda)
16. Alexander Wurz (Williams)
17. Vitantonio Liuzzi (Toro Rosso)
18. Ralf Schumacher (Toyota)
19. Takuma Sato (Super Aguri)
20. Sebastian Vettel (Toro Rosso)
21. Adrian Sutil (Spyker)
22. Sakon Yamamoto (Spyker)
Jalannya Balapan
Lebih dulu memakai ban lunak, Ferrari berhasil mengoptimalkan start-nya setelah Felipe Massa mengamankan pole dan Kimi Raikkonen menyodok Lewis Hamilton dari posisi ketiga. McLaren semakin merugi karena Alonso pun dapat dikalahkan duo BMW, Robert Kubica dan Nick Heidfeld.
Insiden langsung terjadi di tikungan pertama ketika Giancarlo Fisichella menyundul Jarno Trulli sehingga pembalap Italia dari tim Toyota itu melintir, mengakibatkan beberapa pembalap lain tersenggol dan melebar, dan Trulli kehilangan banyak posisi.
Adalah Mark Webber yang menjadi peserta pertama yang out. Setelah sempat melebar di lap 9, tak lama kemudian pembalap Red Bull ini harus masuk kandang dengan perkiraan kerusakan sistem hidrolik.
Sementara itu Kubica menjadi pertama yang masuk pitstop, di lap ke-12, mengganti ban ke jenis keras. Partnernya, Heidfeld, menyusul lima lap kemudian, dan begitu keluar pitlane berhasil di depan Kubica.
Di lap 18 Raikkonen menghabiskan 8,7 detik untuk menambah bahan bakar tapi tetap memakai soft tyre. Alonso juga “mempekerjakan” kru mekanis timnya dan berada di depan Heidfeld setelah melakoni pitstop pertamanya itu.
Satu lap berikutnya Massa masuk, lalu Hamilton. Yang menarik, Ferrari mempertahankan pemakaian ban jenis lunak, sedangkan McLaren bertahan dengan hard compound-nya.
Sampai lap 26 Massa masih memimpin diikuti Raikkonen, Hamilton, Alonso, Heidfeld, Kavalainen, Kubica, dan Rosberg. Namun Massa cenderung melambat karena di lap 38 Raikkonen sudah berada di ekor F2007 yang ditunggangi pembalap Brasil itu.
Namun Raikkonen lebih dulu melakoni pitstop keduanya di lap 41, memakan waktu 6,8 detik. Satu lap berikutnya Massa masuk, 0,1 detik lebih lama dibanding “Si Manusia Es”. Namun ia masih bisa kembali trek di depan Raikkonen.
Di lap 43, saat sedang memimpin di depan Alonso, ban mobil Hamilton pecah. Ia sempat melenceng ke luar jalur tapi mampu mengendalikan MP4-22 nya. Hebatnya lagi ia sanggup menyeret mobilnya ke pitstop meski hanya digerakkan tiga roda. Beruntung pula suspensi kanan depannya tidak patah.
Hamilton selamat dan hanya kehilangan dua posisi, menjadi urutan kelima. Ini adalah insiden kedua yang dialami rookie Inggris itu setelah yang pertama menghajar dinding pembatas saat balapan di bawah guyuran hujan lebat di Nurburgring 22 Juli lalu.
Hingga balapan selesai tidak ada lagi perubahan di posisi delapan besar. Massa tetap menyentuh garis finis yang pertama, disusul Raikkonen, Alonso, Heidfeld, Hamilton, Kovalainen, Rosberg dan Kubica.
Hasil GP Turki, Minggu 26/08/2007 :
1. Massa (Ferrari) 1h26:42,161 detik
2. Raikkonen (Ferrari) +2,275
3. Alonso (McLaren) +26,181
4. Heidfeld (BMW-Sauber) +39,674
5. Hamilton (McLaren) +45,085
6. Kovalainen (Renault) +46,169
7. Rosberg (Williams) +55,778
8. Kubica (BMW-Sauber) +56,707
9. Fisichella (Renault) +59,491
10. Coulthard (Red Bull) +1:11:009
11. Wurz (Williams) +1:19:628
12. Ralf (Toyota) +1 lap
13. Button (Honda) +1 lap
14. Davidson (Super Aguri) +1 lap
15. Liuzzi (Toro Rosso) +1 lap
16. Trulli (Toyota) +1 lap
17. Barrichello (Honda) +1 lap
18. Sato (Super Aguri) +1 lap
19. Vettel (Toro Rosso) +1 lap
20. Yamamoto (Spyker) +2 lap
21. Sutil (Spyker) +4 lap
Fastest lap: Raikkonen, 1:27,295
Tidak finis:
Webber (Red Bull) lap 10
.: Sumber : detiksport.com

Setelah menuai hasil yang mengecewakan di Grand Prix Eropa di Sirkuit Nurburgring Jerman lalu, kali ini Hamilton kembali ke podium setelah berhasil finish pertama di sirkuit Hungaroring, Hungaria hari minggu kemarin. Sebuah balapan yang berat bagi Hamilton setelah menerima banyak tekanan tidak hanya dari Tim lain seperti Ferrari dan BMW, tetapi ia juga mendapat tekanan hebat dari Timnya sendiri, terutama akibat dari insiden di pitstop pada sesi kualifikasi yang membuat Ron Dennis marah kepadanya. Kabarnya setelah insiden itu, Fernando Alonso pun nggan untuk berbicara dengannya, antara lain terlihat setelah usai balapan kemarin, dan itupun diakui oleh Hamilton sendiri.














Komentar Terakhir