APA KATA PEMBALAP
Maha karya Tilke
Nico Rosberg menguak trek sekaligus keeksotisan Turki
Istanbul Park merupakan contoh sempurna trek baru yang berhasil. Sirkuit tersebut memiliki beberapa tikungan hebat dan banyak gelombang sehingga menantang, baik dari sisi pengemudian maupun teknik. Tempat ini juga menawarkan banyak kesempatan overtaking. Menurut saya Tilke telah melakukan tugasnya dengan baik.
Tak seperti biasanya, arah putarannya kebalikan jarum jam. Berhubung kami terbiasa dengan tikungan kanan, balapan ini membutuhkan stamina fisik terutama bagian leher. Sirkuit tersebut punya beberapa tikungan menarik seperti serangkaian tikungan pertama yang membelok ke kiri kemudian kanan, bagaikan Interlagos.
Banyak pembalap yang membicarakan Turn 8 karena sangat menantang. Anda harus berkonsentrasi tinggi di sini. Pasalnya meski tidak kencang, Anda harus membejek gas secepat mungkin. Jika terlalu dini, Anda akan dapat masalah; jika terlalu lambat, akan kehilangan banyak waktu. Dan semakin sulit dengan adanya bump dan blind apex.
Idealnya, Anda membutuhkan banyak downforce agar mobil seimbang. Tapi Istanbul memiliki beberapa trek lurus yang panjang sehingga downforce tak bisa terlalu besar jika tak ingin disalip.
Turki sendiri merupakan negara yang cantik. Saya menyukai makanannya dan mandi uap. Namun saya tak punya banyak kesempatan untuk menyambanginya karena saya akan tinggal di motorhome.
Jumlah lap 58
Panjang sirkuit 5,307 km
Jarak balap 307,817 km
Juara 2006 Felipe Massa (Ferrari)
Rekor lap 1m24,770d (2005) Juan Pablo Montoya (McLaren)
♦ Sumber : F1Racing















0 Tanggapan ke “Preview Grand Prix Turki”