RACE REPORT GP BRASIL
Juara Dunia Bagi ‘Ice Man’
Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata, inilah balapan paling seru, paling menegangkan, dan paling mendebarkan di musim 2007 ini. Penuh drama menjelang perebutan juara dunia musim ini. Gak nyesel begadang sampe jam 01:00 dini hari.
Hanya ada 3 pembalap di sisa balapan terakhir ini yang berpeluang menjadi juara dunia, yaitu Hamilton (107), Alonso (103) dan Raikkonen (100). Secara teori Hamilton hanya butuh finish ke 2 untuk meraih gelar juara dunia pertamanya di musim pertamanya pula di F1 dan akan menjadi sejarah baru di dunia jet darat ini. Sementara Alonso selain harus finish pertama untuk mendapatkan 10 poin juga harus berharap Hamilton finish tidak lebih baik dari posisi 4. Raikkonen yang paling berat, selain harus finish pertama juga harus berharap kedua pembalap Mclaren tidak mendapat poin lebih dari 2 poin (finish ke 7) untuk Hamilton dan 6 poin (finish ke 3) untuk Alonso.
Sebuah harapan yang mustahil dan sangat berat bagi Kimi Raikkonen mengingat kedua pembalap Mclaren pun berambisi menjadi juara dunia dengan peluang yang lebih baik dari Kimi. Tapi dalam balapan sesungguhnya segala kemungkinan bisa terjadi.
Dan ternyata yang tadinya berat dan tidak mungkin terjadi akhirnya benar-benar menjadi kenyataan. RAIKKONEN lah yang akhirnya menjadi JUARA DUNIA setelah mampu memenangi balapan 71 lap dengan Alonso yang hanya finis ke 3 dan Hamilton tersingkir secara menyakitkan dan penuh drama hanya mampu finish di urutan ke 7.
Sebuah strategi yang hebat dan sempurna bagi Ferrari dan salut untuk Felipe Massa yang telah membuktikan komitmen dan rasa profesionalitasnya dengan mampu membantu Kimi menjadi juara dunia. Berdasarkan perolehan poin terakhir Kimi Raikkonen unggul dengan 110 poin (100+10), Alonso 109 poin (103+6) dan Hamilton 109 poin (107+2). Tipisnya jarak peroleh poin ke 3 pembalaplah yang membuat seri terakhir ini menjadi seru dan menebarkan.
Bagi Raikkonen ini lah gelar juara pertamanya setelah membalap selama 7 tahun di F1. Dan sebuah hasil yang manis bagi Ferrari setelah sebelumnya menjuarai gelar konstruktur walaupun diperoleh lewat ‘meja hijau’ akibat kasus spionase Mclaren terhadap Ferrari. Sementara Alonso gagal merebut hatrick gelar juara dunia untuk ke tiga kalinya.
Sesi Kualifikasi
Massa Pole, Hamilton Kedua
Pada sesi kualifikasi, Massa tampil gemilang untuk mencatat waktu terbaik satu menit 11,931 detik, sedangkan Hamilton yang berada di tempat kedua membukukan catatan waktu satu menit 12,082 detik.
Massa memang tidak punya peluang lagi untuk menjadi juara dunia, tapi ia barangkali bisa membantu rekan Ferrari-nya, Kimi Raikkonen, untuk menghambat laju Hamilton.
“Si Manusia Es” menempati urutan ketiga, dan memerlukan “bantuan” Massa sehingga dirinya bisa naik podium teratas, dengan catatan Hamilton menyudahi balapan di peringkat keenam.
Namun peluang terbesar tetap dimiliki rookie Inggris itu. Ia hanya butuh finis di podium kedua untuk menyandang gelar juara 2007.
Rival terdekat Hamilton yang juga rekan setimnya, Fernando Alonso, terancam tak bisa membuyarkan peluang rival interennya di skuad Mclaren itu. Sang juara bertahan hanya menduduki urutan keempat.
Hasil Kualifikasi :
1. Massa (Ferrari) 1:11,931 detik
2. Hamilton (McLaren) 1:12,082
3. Raikkonen (Ferrari) 1:12,322
4. Alonso (McLaren) 1:12,356
5. Webber (Red Bull Racing) 1:12,928
6. Heidfeld (BMW Sauber) 1:13,081
7. Kubica (BMW Sauber) 1:13,129
8. Trulli (Toyota) 1:13,195
9. Coulthard (Red Bull Racing) 1:13,372
10. Rosberg (Williams) 1:13,477
11. Barrichello (Honda)
12. Fisichella (Renault)
13. Vettel (Scuderia Toro Rosso)
14. Liuzzi (Scuderia Toro Rosso)
15. Ralf (Toyota)
16. Button (Honda)
17. Kovalainen (Renault)
18. Sato (Super Aguri)
19. Nakajima (Williams)
20. Davidson (Super Aguri)
21. Sutil (Spyker)
22. Yamamoto (Spyker)
Jalannya Balapan
Felipe Massa melakukan start dengan mulus. Ia juga amat kooperatif buat rekannya Kimi Raikkonen karena langsung bergerak ke tengah untuk menghalangi jalan Lewis Hamilton. Dengan begitu Raikkonen bisa menyodok ke urutan kedua. Sampai di situ Hamilton jelas “dikerjai” Ferrari.
“Musuh” lain Hamilton adalah Fernando Alonso, yang memang sangat bernafsu untuk mengalahkan rookie partnernya itu. Di tikungan ketiga ia memanfaatkan kesempatan dengan mendahului Hamilton dari sudut sempit, dan mereka sempat bertarung wheel to wheel, namun Alonso menang.
Hamilton seperti dipecundangi dua kali dan dengan agresif mencoba menyusul balik Alonso. Ia sampai ber-zig-zag di belakang Alonso, tapi malah melebar keluar trek! Saat kembali ia turun ke urutan ketujuh di belakang Massa, Raikkonen, Alonso, Webber, Kubica dan Heidfeld. Setelah kejadian ini gw yakin impian Hamilton untuk menjadi juara dunia musnah sudah dalam waktu beberapa detik saja. Akibat terlalu bernafsu dan kurang sabar, padahal kalo ia mau mengalah dengan Alonso di posisi ke empat, ia tetap jadi WDC walaupun Kimi finish pertama.
Di luar itu, terjadi insiden tak lama setelah start. Heikki Kovalainen keluar trek gara-gara bersenggolan dengan mobil Toyota. Tapi saat masuk lagi ia malah ditabrak Sakon Yamamoto dari belakang.
Hamilton masih berjuang dan di lap kesembilan berhasil mengalahkan Heidfeld untuk merebut posisi keenam. Namun satu lap berikutnya tiba-tiba mobilnya melambat secara drastis! Sepertinya ada masalah dengan mesin Mclaren-nya. Beruntung, dengan terseok-seok ia masih bisa bertahan, walaupun langsung terlempar ke urutan 18! Skenario juara pun beralih pada persaingan Raikkonen dan Alonso.
Kesialan pemuda Inggris itu terjadi lagi di lap 13. Ia kembali melambat. Entah apa yang terjadi dengan jet daratnya, tapi yang jelas ia harus bersiap merelakan semua keajaibannya sejak awal musim karena kesempatan besar menjadi juara di seri terakhir terancam hangus.

Sementara itu Massa melakoni pitstop pertamanya di lap 20. Raikkonen pun memimpin, disusul Alonso. Massa keluar pitlane di posisi ketiga. Hamilton? perlahan tapi pasti ia terus bergerak karena ia tahu peluangnya belum tertutup sama sekali.
Di lap 22 Raikkonen masuk pitstop, dan disusul lagi oleh Massa, sedangkan Alonso bertahan. Tapi pembalap Spanyol itu menambah bahan bakarnya pula di lap berikutnya dan menghabiskan 8,7 detik. Hamilton mengekor masuk pitstop selama 5,8 detik.
Insiden lain terjadi di lap 24 ketika Adrian Sutil tanpa “permisi” menabrak Anthony Davidson. Lalu, di lap 32, Kazuki Nakajima melakukan kecerobohan fatal dengan menabrak seorang kru timnya, Williams, saat pitstop, yang membuat sang teknisi mengalami cidera dan terpincang-pincang.
Di lap 33 Alonso disusul Kubica sehingga poinnya terancam berkurang. Sementara Hamilton sudah masuk posisi 10 besar. Tiga lap kemudian Hamilon masuk pitstop lagi selama 6,5 detik. Heikki Kovalainen spin dan menghajar pagar. Selesai kiprah pembalap Finlandia itu di musim ini. Dengan performa Renault yang buruk, bagaimanapun sang rookie tergolong lumayan dalam debutnya di ajang Formula 1.
Kembali ke Hamilton, ia rupanya berhasil selamat dari ancaman out. Di lap 46 ia malah sudah berada di urutan kedelapan. Adapun Alonso tertinggal 35 detik dari Raikkonen. Sampai di situ masih cukup sulit untuk menentukan siapa yang akan juara karena kans ketiganya masih berkejaran.
Di lap 50 Massa melakoni pitstop keduanya, Raikkonen mengikuti di tiga lap berikutnya. Kali itu saat keluar pitlane ia untuk pertama kalinya secara bersih berada di depan Massa dan memimpin lomba. Titel juara pun makin di ambang pintu.
Sementara itu Hamilton malah melakukan tiga kali pitstop. Tentu saja ia kehilangan waktu lagi untuk merapat ke depan. Padahal jika Raikkonen menang tapi ia finis di urutan kelima, dia yang tetap keluar sebagai juara berkat keunggulan poin.
Hamilton memang sempat mencatat fastest lap, tapi semua itu tampaknya terlambat. Di depan, Raikkonen terlalu jauh pula untuk dikejar Alonso. Dengan mulus ia menerima kibaran bendera kemenangan, tapi sempat menunggu hasil akhir Hamilton. Baru setelah Hamilton dipastikan finis di tempat ketujuh, ia mengangkat tangan.
Di sini julukan Ice Man benar-benar tepat disematkan pada Raikkonen. Tidak tampak ekspresi meluap-luap saat ia melakukan victory lap. Ia hanya mengepalkan satu tangan dan mengangkatnya beberapa kali. Juga tiada lonjakan atau tawa selebar-lebarnya di atas podium. Namun ia memeluk Massa dengan hangat karena Massa sungguh rekan tim yang hebat.
Selamat, Kimi!
Hasil GP Brasil :
1. Raikkonen (Ferrari) 1h28:15,270
2. Massa (Ferrari) + 1,493
3. Alonso (McLaren) + 57,019
4. Rosberg (Williams) + 1:02,848
5. Kubica (BMW Sauber) + 1:10,957
6. Heidfeld (BMW Sauber) + 1:11,317
7. Hamilton (McLaren) + 1 lap
8. Trulli (Toyota) + 1 lap
9. Coulthard (Red Bull Racing) + 1 lap
10. Nakajima (Williams) + 1 lap
11. Ralf (Toyota) + 1 lap
12. Sato (Super Aguri) + 2 lap
13. Liuzzi (Scuderia Toro Rosso) + 2 lap
14. Davidson (Super Aguri) + 3 lap
Fastest lap : Raikkonen, 1:12,445
Not classified/retirements :
Sutil (Spyker) lap 43
Barrichello (Honda) lap 40
Kovalainen (Renault) lap 35
Vettel (Scuderia Toro Rosso) lap 34
Button (Honda) lap 20
Webber (Red Bull Racing) lap 14
Yamamoto (Spyker) lap 2
Fisichella (Renault) lap 2
—
Komentar Terakhir