APA KATA PEMBALAP
Menyiksa leher
… karena arahnya kebalikan jarum jam. Tapi Nico menganggapnya tantangan
Aura pesta begitu kental di Grand Prix Brasil -dan tak ada yang lebih baik untuk menyelenggarakan farewell party selain Sao Paulo. Mereka memiliki banyak tempat hebat untuk makan dan pesta.
Saya mengunjungi Sao Paulo pertama kali tahun lalu. Awalnya saya bingung mau kemana karena kota itu begitu besar, tapi ada yang menunjukkan saya tempat nongkrong terbaik. Dan saya sangat menikmati makan di churrascarias (restoran berbecue a la Brasil).
Interlagos merupakan satu dari dua trek yang arahnya kebalikan jarum jam dalam kalender musim ini jadi menuntut kekuatan fisik. Terutama di leher karena pembalap terbiasa dengan tikungan kanan.
Treknya sendiri menantang meski sulit mencari setingan tepat karena permukaan yang bergelombang. Kuncinya adalah Turn 1 dan 2 yang menurun. Anda mudah kehilangan waktu di sini. Jika hujan -dan biasanya begitu saat GP Brasil- Anda harus waspada terhadap genangan air.
Kunci lainnya adalah tikungan terakhir. Anda harus exit dengan baik karena bisa mempengaruhi kecepatan Anda di trek lurus start/finish yang menanjak. Jika mobil di depan melakukan kesalahan, Anda bisa menyalipnya menuju Turn 1.
Balapan saya tahun lalu hanya bertahan kurang dari satu lap. Jadi saya akan berjuang memperbaikinya musim ini. Hasil yang baik bisa meningkatkan semangat kru Williams menghadapi musim dingin ini.
Lap record 1m11,473s (2004) Juan Pablo Montoya (McLaren)
No of laps 71
Circuit length 2,677 miles
Race distance 190,067 miles
2006 winner Felipe Massa (Ferrari)
.: Sumber : F1Racing















Komentar Terakhir