Tragedi besar Alex Wurz di awal musim ini menjadi sorotan tim dan FIA
Saat David Coulthard menabrak Alex Wurz di Melbourne awal tahun ini, imbasnya lebih serius ketimbang hanya gagal finis saja.
Tindakan terlalu optimistis Coulthard saat menyalip jalur dalam Wurz di Turn 3 mengakibatkan roda kedua mobil bersentuhan. Walhasil Red Bull RB3 melayang di atas kokpit Williams dalam kecepatan 80km/j. Jarak antara mobil DC dengan tangan dan kepala Wurz hanya dalam hitungan milimeter. Jika lebih ke kiri sedikit, nyawa Wurz taruhannya.
“Kecelakaan tersebut mengingatkan kita betapa beresikonya menjadi seorang pembalap dalam situasi tertentu,” aku Coulthard.
Tak seorang pun di F1 yang perlu diingatkan pentingnya melindungi kepala dari tragedi seperti itu. Tak lama setelah kasus Wurz, Frank Williams – yang tak berada di GP Australia – menelepon presiden FIA Max Mosley untuk membicarakan kepeduliannya terhadap proteksi bagian samping.
“Max telah meminta Charlie Whiting [race director FIA] agar ikut terlibat dalam penelitian kecelakaan tersebut,” ujar Williams. “Saya harap membuahkan hasil.”
Dan harapan tersebut memang terwujud. Setelah diskusi antara Technical Working Group F1, Grand Prix Driver’s Association dengan FIA, sisi kokpit akan dimodifikasi untuk musim 2008.
♦ DIMENSI
Dinding pelindung samping kokpit 2008 akan lebih tinggi 50mm ketimbang tahun ini. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan sampai 32 persen. Tapi peningkatan tersebut tak akan mengganggu sudut pandang pembalap karena tetap sedikit lebih rendah dari telinga pembalap.
Pelindung samping yang terbuat dari materi Confor ringan ini menyatu dengan monokok seperti sekarang. Bedanya di musim 2008, benda itu harus lulus tes beban sebesar 1020kg.
Proteksi samping kokpit bukanlah barang baru di F1. Piranti keamanan ini diperkenalkan tahun 1996. Saat itu letaknya harus 220mm di bawah bagian teratas kepala pembalap. Dengan kata lain 50mm di bawah garis yang menghubungkan antara sisi atas rollover bar dan bulkhead depan.
Awalnya banyak interpretasi berbeda atas regulasi tersebut. Ferrari memasang sisi kokpit 310 mereka secara berlebihan sehingga terlihat berat. Kemudian secara bertahap para tim memperbaikinya. Kini pelindung samping semakin halus.
“Untuk pembalap tinggi seperti Tonio Liuzzi,” kata direktur GPDA Mark Webber, “pelindung samping sekarang tak berpengaruh banyak. Begitu pula saya. Jadi regulasi baru ini merupakan langkah maju.”
♦ DAHULUKAN KESELAMATAN
Seorang technical director yang tak ingin disebut namanya percaya bahwa pelindung kokpit baru belum cukup aman. “Seharusnya tes bebannya lebih besar lagi” keluhnya. “Pasalnya 1020kg belumlah cukup. Kenapa tak 2040kg saja?”
Spek baru pelindung kokpit 2008 ini diharapkan cukup kuat melindungi kepala pembalap dari benda berat -bahkan mobil F1 berbobot 600kg yang melintas kencang. Dan bukannya mustahil tes beban akan meningkat di kemudian hari.
“Saya tak khawatir dengan penglihatan,” ujar Jenson Button, “karena tak menghalangi sudut pandang saya. Tapi pembalap yang lebih kecil mungkin merasa tak nyaman dengan perubahan itu Mereka akan merasa terkungkung.”
Hikmah yang bisa diambil dari tragedi Coulthard-Wurz di Melbourne tak hanya pelindung samping kokpit. Pembalap akan tetap rentan bahaya saat setirnya terkunci.
♦ PERFORMA MOBIL
Williams, McLaren dan Renault merupakan pelopor dalam menginterpretasikan regulasi proteksi kokpit baru. Mereka telah mencobanya di wind tunnel. Lalu tim lain mengikutinya. Hasilnya ternyata positif.
“Tak ada efek dalam tingkat downforce vertikal,” kata engineer director Honda, Jacky Eeckelaert. “Tapi kami mengkhawatirkan efek lateral udara dalam performa mobil. Dalam kondisi tiupan putaran angin seperti di Silverstone, sisi kokpit baru akan berpengaruh besar,”
Meski bobotnya kecil, tetap saja berpengaruh pada keseimbangan mobil. Para desainer terpaksa bekerja keras mencari solusi dengan merendahkan letak ballast.
.: Sumber : F1Racing














Komentar Terakhir